12 Aug 2021, 11:34 WIB

Semester I/2021: Laba MNC Vision Networks (IPTV) Tumbuh Dobel Digit

K-Vision menorehkan pencapaian terbaiknya pada Juni 2021 yang mengumpulkan Rp55,7 miliar dari penjualan voucher isi ulang yang sebagian besar berasal dari pertandingan EURO Cup 2020.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup MNC, PT MNC Vision Networks Tbk. atau MVN membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada enam bulan pertama 2021.

Berdasarkan keterangan resmi emiten berkode IPTV tersebut, perseroan pada semester I/2021 mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 31 persen yaitu Rp164,3 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya perseroan menghasilkan Rp125,8 miliar.

Beriringan dengan itu, pendapatan konsolidasi perseroan juga mengalami pertumbuhan sebesar 18 persen menjadi Rp2,05 triliun pada semester I/2021. Sementara pada semester I/2020 menghasilkan pendapatan sebesar Rp1,73 triliun.

Investor Relation MVN Samuel Hartono Tanoesoedibjo mengungkapkan pendapatan IPTV berasal dari layanan satelit yang terdiri dari dua unit DTH perseroan yaitu MNC Vision yang merupakan layanan pascabayar dan K-Vision sebagai layanan prabayar. Adapun pada enam bulan pertama 2020 membukukan Rp1,24 triliun menjadi Rp1,27 triliun pada enam bulan pertama 2021.

“Pertumbuhan pada pendapatan layanan satelit terutama disebabkan oleh pencapaian positif yang berkelanjutan dalam akuisisi pelanggan K-Vision. Pada kuartal II/2021, K-Vision berhasil mengakuisisi total 1,1 juta pelanggan baru dan mencapai total voucher penjualan isi ulang sebesar Rp94,7 miliar,” tulis Samuel pada rilis resmi, Kamis (12/8/2021).

Dia menyampaikan bahwa K-Vision menorehkan pencapaian terbaiknya pada Juni 2021 yang mengumpulkan Rp55,7 miliar dari penjualan voucher isi ulang yang sebagian besar berasal dari pertandingan EURO Cup 2020.

Selain itu, perseroan juga mendapatkan pendapatan layanan digital IPTV dan broadband sebesar Rp706,5 miliar pada semester I/2021. Angka tersebut mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp430,2.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh pandemi Covid-19 yang membuat pemerintah menerapkan pembatasan sosial yang kemudian meningkatkan kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service).

“Selain itu, pada semester I/2021, MNC Play terus memperluas basis pelanggannya dan berhasil mencapai 301.000 pelanggan dengan memaksimalkan leasing kapasitas jaringan dari pihak ketiga,” kata Samuel.

Sedangkan untuk bisnis Vision+ telah mengumpulkan lebih dari 2 juta pelanggan berbayar dan 50,3 juta Monthly Active Users (MAU).

Presiden Direktur MVN Ade Tjendra menyatakan, perseroan akan senantiasa memperkuat penjualan TV satelit DTH, dengan didorong tingginya permintaan di kota-kota kecil yang tercermin dari pertumbuhan K-Vision.

"Lebih lanjut, perseroan meyakini bahwa pertumbuhan Vision+ akan terus menguat seiring dengan dukungan perseroan dalam produksi original konten Vision+ yang berkelanjutan. Saya optimis bahwa MVN saat ini telah berada di posisi yang sempurna untuk mendominasi pasar didukung dengan performa kinerja terbaiknya,” ungkap Ade.

 

Sumber://market.bisnis.com

RECENTS
ARCHIVE